Astaga Parah! Upaya Pemprov DKI Cegah Banjir Disabotase, Kabel Listrik Rumah Pompa Dipotong

  • Whatsapp
Astaga Parah! Upaya Pemprov DKI Cegah Banjir Disabotase, Kabel Listrik Rumah Pompa Dipotong

INDOPOLITIKA.COM – Upaya pencegahan banjir Ibu Kota yang terus dilakukan Gubernur DKI Jaarta, Anies Rasyid Baswedan disabotase orang tidak dikenal. Pasalnya, terdapat sejumlah kasus adannya pemotongan kabel listrik pada sejumlah rumah pompa yang tersebar di wilayah Jakarta Pusat.

Satu di antaranya adalah pemotongan kabel listrik pada Rumah Pompa Dukuh Atas, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Aksi pemotongan kabel listrik yang terhubung dengan sejumlah mesin pompa itu dibenarkan Kepala Suku Dinas Binamarga Jakarta Pusat, Rakim Sastranegara. “Iya sempat ada percobaan pencurian kabel tapi belum terjadi hanya putus saja kabelnya,” kata Rakim, dilansir dari wartakota, Kamis (21/1/2021).

Muat Lebih

Dikatakan Rakim, keberadaan Rumah Pompa yang berlokasi persis di sebelah Underpass Dukuh Atas itu sangat penting. Mengingat pompa air berukuran besar di lokasi berfungsi untuk mencegah banjir seperti yang terjadi pada tahun 2017 silam.

Apalagi, kini Pemprov DKI tengah menghadapi puncak musim penghujan yang diprediksi jatuh pada bulan Februari 2021 mendatang. “Kejadian pertama pelaku tertangkap oleh petugas rumah pompa,” katanya.

Sedangkan aksi kedua pelaku memang tidak tertangkap, hanya saja kabel sempat dipotong oleh pelaku, namun kabel itu tidak berhasil dibawa kabur.

“Kejadian kedua itu pelaku tidak tertangkap tapi sempat memotong kabel listrik. Pelaku melakukan pemotongan kabel listrik dari meteran KWH ke mesin pompa air,” ujarnya.

Menyikapi maraknya tindak kejahatan, pihak Pemerintah Kota Jakarta Pusat (Pemkot Jakpus) akan membuat posko pengamanan untuk mengantisipasi terjadinya pencurian kabel di rumah pompa yang ada di Jakarta Pusat.

Nantinya, posko pengamanan itu akan diisi petugas baik itu dari Sudin Binamarga, SDA Jakarta Pusat, Satpol PP serta kelurahan dan kecamatan. “Nanti kita buatkan posko pengamanan dalam mengantisipasi tindak kerawanan tindak kejahatan,” kata Seketaris Kota Jakarta Pusat, Iqbal Akbarudin Iqbal, Rabu (20/1/2021).

Iqbal menegaskan, nantinya para petugas akan disiagakan dari berbagai unsur tersebut. Selain itu, akan disusun jadwal bergilir bagi para petugas. “Kita akan tangulangi bersama, memastikan aset kita terjaga bersama. Menghindari potensi kerawanan,” katanya.

Disisi lain, Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta menyediakan 487 unit pompa air sebagai penanggulangan banjir. Jumlah pompa tersebar di 178 lokasi rumah pompa.

Dikutip melalui akun instagram @dkijakarta satu dari sekian sistem pengendali air yang cukup penting di Jakarta berada di rumah pompa Pluit, Jakarta Utara. Dijelaskan bahwa rumah pompa Pluit terus dioperasikan secara maksimal sebagai pengendali banjir di daerah hilir.

Unit yang tersedia di rumah pompa Pluit adalah 10 unit pompa, 6 unit genset, dan 38 personel. Pemprov DKI menjamin operasional rumah pompa Pluit sebagai wilayah pengendalian banjir terpenting di hilir berjalan optimal.

“Kesiapan pompa di seluruh rumah pompa DKI Jakarta akan terus dioptimalkan sehingga diharapkan saat musim hujan ini tidak ada masalah dalam pengoperasiannya,” demikian unggahan Pemprov yang dikutip pada Kamis (21/1/2021). [ind]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *