Ria Saptarika Pernah Mundur dari DPD dan Kalah di Pilkada, Pengamat: Kalau Terulang Jadi Pecundang

  • Whatsapp

Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kepulauan Riau tinggal beberapa bulan lagi. Para kandidat yang akan berlaga untuk memperebutkan Kepri 1 dan Kepri 2 pun sudah ramai dibicarakan.

Salah satu nama yang kini mencuat, digadang-gadang mendampingi calon gubernur baik Ansar Ahmad maupun Isdianto adalah, Senator asal Kepri, Ria Saptarika.

Muat Lebih

Sebagai politisi senior mantan Wakil Walikota Batam ini memang cukup diperhitungkan.

Menanggapi ajakan untuk mendampingi calon gubernur dalam pilkada Desember mendatang, Ria menyampaikan, sampai saat ini dirinya masih mempertimbangkan untuk ikut dalam Pilgub Kepri.

“Intinya saya masih mempertimbangkan. Karena tak mudah untuk memutuskan mundur dari DPD untuk kedua kalinya,” ujarnya saat dihubungi hariankepri.com, Jumat (3/7/2020).

Ria mengakui memang beberapa kandidat banyak yang memintanya untuk mendampingi mereka.

Sebagai seorang anggota DPD RI, memang banyak yang dapat dia lakukan untuk Kepri. Tapi diakuinya, posisi eksekutif lebih banyak memiliki kewenangan.

“Artinya lebih banyak bisa berbuat,” ucapnya.

Terakhir Ria Saptarika meminta doa dari masyarakat, agar dirinya mendapat keputusan yang terbaik melalui salat istikharah.

Terpisah, pengamat sekaligus peneliti dari Survei Politik Indonesia (LSPI) Rachmayanti Kusumaningtyas menilai sebaiknya Ria Saptarika tetap di DPD karena sudah pernah mundur dan kalah.

“Kalau itu terulang hanya akan membuat dirinya jadi pecundang. Padahal mengabdi di DPD sama terhormatnya,” ujarnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *